Ali Mazi: Rajiun Contoh Untuk 2 Walikota dan 14 Bupati se-Sulawesi Tenggara

oleh

INDONESIAEXPRES.COM | MUNA BARAT 10/10/2018 Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melakukan kunjungan kerja perdananya di Kabupaten Muna Barat (Mubar) yang berlangsung selama dua hari, 9-10 Oktober. Pada kesempatan tersebut Ia juga meninjau beberapa lokasi pembangunan di berbagai wilayah yang di nahkodai La Ode M. Rajiun Tumada itu.

Salah satu tempat yang dikunjungi oleh pria kelahiran Buton 25 November 1961 ini adalah lokasi rencana pembangunan Bumi Praja Laworo. “Saya kagum dan bangga kepada Bupati Mubar, jadi masyarakat tidak salah untuk memilih saudara La Ode M. Rajiun Tumada sebagai bupati,”ujar Ali Mazi disela-sela sambutannya saat berada di kediaman Bupati Mubar selasa (9/10) malam lalu.

Sebelumnya Ali Mazi pernah menjabat sebagai Gubernur Sultra periode pertama sejak 18 Januari 2003 hingga 18 Januari 2008 dan kemudian dia mencalonkan kembali untuk periode keduanya kemudian terpilih dan dilantik pada 5 September 2018 yang lalu. Hal inilah yang menjadikan alasan Ia mengetahui karakter kepemimpinan yang dimiliki oleh setiap kepala daerah di Sultra.

“Saya belum pernah mendapatkan program seperti yang saya saksikan tadi, mulai dari membangun jalan, membagun kompleks praja, kompleks rumah, kantor, rumah dinas dan kantor Bupati, termasuk perangkatnya semua yang ada di dalam,” kagum suami dari Agista Ariani Ali Mazi ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kalo para develop membuat perencanaan membangun perumahan dan membangun kota baru mereka harus memiliki luas lahan kurang lebih 250Ha, Hari ini Bupati Mubar telah merencanakan pembangunan kantor dan pembentukan kota baru luasnya kurang lebih 154Ha, ini luar biasa.

Menurutnya, dengan anggaran yang cukup minim Rajiun mampu untuk bersama masyarakat melakukan perencanaan dan pembangunan sesuai dengan yang diharapkan.

“Anggarannya cuma lebih kurang 300 milyar, sebetulnya sangat sedikit untuk membangun dan melakukan perencanaan seperti yang saya saksikan tadi, sangat kurang. Ini menjadi pilot project dan contoh untuk 2 walikota dan 14 bupati se-Sultra,” tegasnya dengan nada optimis.

Pada kesempatan itu pula Ia meminta support dari seluruh lapisan masyarakat untuk selaku bersama-sama mendukung program-program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

“Mari masyarakat Mubar dukung kami berdua untuk membangun daerah ini agar benar-benar daerah yang begitu kaya, yang begitu sangat luar biasa ini bisa bersaing dengan daerah-daerah lain. Saya yakin dan percaya, Mubar telah memulai, Inshaa Allah kabupaten-kabupaten yang lain juga akan melakukan terobosan dan lompatan bahkan terbang tinggi dibanding daerah-daerah lain yang ada di Indonesia,”tutupnya.

(Dennis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *