WAREK I IAIN LANGSA SERAHKAN MAHASISWA/I KPM

oleh

indonesiaexpres.com | Kota Langsa – Wakil Rektor I Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa DR. H Basri Ibrahim MA secara resmi menyerahkan sebanyak 350 mahasiswa/i peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kepada Camat Kecamatan Manyak Payed, Mukhtar Hadi S.STP, yang dipusatkan di Aula Kantor Camat setempat.

Hadir dalam penyerahan mahasiswa/i KPM Tahap I ini jajaran jajaran Forkopimcam Kecamatan Manyak Payed, jajaran pejabat/dosen IAIN kota Langsa, Para Datok Penghulu dalam Kecamatan Manyak Payed serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya DR. H Basri Ibrahim berpesan agar mahasiswa/i peserta KPM yang dititipkan pihak kampus di Kecamatan Manyak Payed ini bisa beradaptasi secara cepat dengan masyarakat di 36 kampung serta menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran Muspika /Forkopimcam tambahnya.

“Kami titipkan mahasiswa/i ini kepada Bapak Camat dan Forkopimcam serta Datok Penghulu agar dapat membimbing adik adik mahasiswa/i peserta KPM ini dalam menimba ilmu dimasyarakat dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi, ’sebut Warek I IAIN Langsa ini.

KPM ini merupakan salah satu kegiatan untuk merekatkan diri mahasiswa dengan masyarakat, sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tambahnya, walaupun banyak perbedaan ditempat KPM dengan kampung halaman sendiri, ikutilah semuanya dengan baik dan semangat agar semuanya dapat berkontribusi positif dengan masyarakat lokasi KPM.

Sementara Camat Manyak Payed, Mukhtar Hadi S.STP berpesan agar para mahasiswa/i peserta KPM ini dapat menjaga marwah Kecamatan Manyak Payed yang dikenal sebagai kecamatan dayah di Kabupaten Aceh Tamiang ini serta adat istiadat dan kehidupan masyarakatnya.

Kepada para mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM ) dapat melakukan Identifikasi masalah yang ada dalam masyarakat sehingga hal tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi kita untuk bahan perbaikan di masa mendatang.

Lanjutnya, melalui kegiatan KPM ini, mahasiswa diharapkan dapat melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh semasa mengikuti perkuliahan pada universitas sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, kepada masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan berhasil serta berdaya guna.

Para mahasiswa juga mempunyai kesempatan untuk melakukan pembelajaran dan pemberdayaan kepada masyarakat melalui program yang telah disiapkan sesuai dengan dinamika, karakteristik dan perkembangan masyarakat setempat dan juga menggali potensi yang ada untuk dapat dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,” tabdasnya.

(zainal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *