Sambut HUT ke-73, Persit KCK Cabang XXI Kodim Tulungagung Gelar Lomba Kue dan Kreasi Daur Ulang

oleh

indonesiaexpres.com | Tulungagung – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXI Kodim 0807 Tulungagung Korem 081 PD V/Brawijaya menyelenggarakan lomba membuat kue tradisional dan ketrampilan daur ulang dalam rangka menyambut HUT Persit ke-73 tahun 2019 yang diselenggarakan di Aula Pandu Sakti Kodim Tulungagung Jl. Jaksa Agung Suprapto No 17 Tulungagung Jawa Timur, Minggu (31/03/2019).

Ketua Persit KCK Cabang XXI Ny. Wildan Bahtiar menerangkan bahwa Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXI Kodim 0807 Tulungagung dalam menyambut HUT Persit ke-73 mengadakan lomba Go Green, membuat kue tradisional dan membuat ketrampilan daur ulang dari barang bekas. Hal ini merupakan wujud sumbangsih para anggota Persit KCK Cabang XXI dalam memeriahkan HUT Persit dan meningkatkan kemampuan memasak serta ketrampilan.

“Persit KCK Cabang XXI mengadakan 3 lomba, 2 yang kita lakukan sekarang ini dan go green di masing-masing Koramil. Saya harap dengan lomba ini bisa mengasah kemampuan memasak dan ketrampilan ibu-ibu Persit sekalian.” ungkap Ny. Wildan Bahtiar.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, S.I.P selaku Pembina Persit menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi dan respon yang diberikan oleh para anggota Persit Kodim Tulungagung dalam memeriahkan acara lomba membuat kue tradisional dan ketrampilan daur ulang kali ini.

“Terima kasih atas apresiasi dan respon ibu-ibu dalam kegiatan ini.” ungkap Dandim.

Dandim menambahkan bahwa kegiatan lomba membuat kue tradisional dan ketrampilan daur ulang merupakan , kegiatan yang positif yang menjunjung kearifan lokal dan menunjukkan seberapa besar kita menghormati budaya bangsa, agar tidak hilang tergerus dengan perkembangan jaman yang serba instan dengan teknologi yang ada.

Semoga dengan lomba ini dapat meningkatkan kemampuan masak para ibu-ibu dan terus memberikan makanan sehat untuk keluarga sehingga mampu menunjang tugas para suami sebagai prajurit TNI.

“Kegiatan ini sangat positif dengan mengangkat kearifan lokal agar tidak hilang tergerus dengan perkembangan jaman.” tutup Dandim.

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *