Tahukah, Siberman?

oleh

indonesiaexpres.com | Dua tahun yang lalu, BSSN dibentuk melalui Peraturan Presiden, namun sesungguhnya BSSN bukan merupakan lembaga baru. BSSN merupakan transformasi dari lembaga yang telah ada sebelumya, yaitu Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), ditambah dengan Direktorat Keamanan Informasi, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

BSSN sudah mengabdi untuk Indonesia selama 73 tahun lamanya

Dimulai dengan pembentukan Dinas Code di bawah Kementerian Pertahanan pada tanggal 4 April 1946, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun Persandian RI. Dinas Code kemudian berubah menjadi Dinas Teknik Bagian Code KP-V pada tahun 1947.

Hasil Konferensi Meja Bundar yang memindahkan ibu kota dari Yogyakarta ke Jakarta kemudian membuat Dinas Teknik Bagian Code KP-V berubah nama menjadi Djawatan Sandi yang berada langsung di bawah Perdana Menteri. Dengan ini, urusan persandian yang diemban Djawatan Sandi tidak hanya untuk kepentingan pertahanan tetapi juga untuk seluruh pemerintahan.

Pada tahun 1972, Djawatan Sandi diubah menjadi Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang memiliki tugas pokok di bidang persandian untuk kepentingan pemerintah serta pengamanan dan pemberitaan rahasia negara.

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), keamanan dunia siber nasional merupakan salah satu bidang yang perlu didorong dan diperkuat oleh pemerintah sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan mewujudkan keamanan nasional. Oleh karena itu pemerintah memandang perlu membentuk badan dengan menata Lembaga Sandi Negara menjadi Badan Siber dan Sandi Negara, guna menjamin terselenggaranya kebijakan dan program pemerintah di bidang keamanan siber.

HUT 73 BSSN BSSN untuk INDONESIA

(Alus/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *