Mahasiswa Papua tidak Perlu Pulang ke Daerah Asal

oleh

INDONESIAEXPRES.COM |Koordinator Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Utara Risat Sanger mengatakan data dari Angkasa Pura I mencatat sudah ada 12 gelombang mahasiswa yang kembali ke Papua. Sementara yang diberangkatkan menggunakan kapal laut ada 3 gelombang.

“Jumlah mahasiswa Papua yang kuliah di Sulut ada sekitar 3.000 orang. Dan dari 721 mahasiswa yang telah kembali ke Papua, 80 persen di antaranya adalah mahasiswa aktif, sementara 20 persen ialah mahasiswa non aktif,” ujar Risat di Manado, Sabtu (07/09/19).

Risat menduga ada otak di balik kepulangan Mahasiswa tersebut. Bahkan ia khawatir dengan kepulangan 751 Mahasiswa itu untuk menggerakkan unjuk rasa lainnya.

“Anehnya ada isu yang diangkat mengenai pemerintah saat ini sebagai pemerintah kolonial untuk Papua. Isu yang seperti itu perlu ditepis. Saya meminta Mahasiswa Papua di Sulut tidak terhasut dan tetap bertahan di daerah ini untuk kuliah,” kata Risat.

Risat menambahkan kabar hoaks mengenai Papua juga ada yang berkembang di Sulut, seperti yang terjadi di Kota Tomohon. Hoaks lainnya mengenai mahasiswa dapat cuti bila kembali ke Papua.“Hoaks ini harus diberantas sama-sama. Saya berharap mereka dapat melanjutkan kuliah karena jika tidak kuliah mereka yang rugi sendiri,” sebut Risat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *