DPC F.HUKATAN KSBSI KOTIM MENGAJUKAN GUGATAN TERHADAP PT.MAKIN GROUP

oleh

KOTIM – Sebanyak 31 orang Security PT.Makin Group, hari ini 30/10/19 sepakat akan menggugat perusahaan terkait outsourcing atas kasus pengalihan karyawan kepada perusahaan lain diluar PT.MKG tanpa penyelesaian hak-hak yang menjadi hak karyawan berupa pasangon sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang tercantum pada pasal 163 UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

dalam kesempatan ini Shohibul Hidayah wakil ketua DPC Kotim Serikat Buruh F.Hukatan-KSBSI yang memimpin pertemuan karyawan tersebut dengan Kordinator Daerah (Korda) Kalteng menjelaskan,

“tentang mutasi karyawan, pada tahun 2016 ratusan Security PT.MKG dipindah tugas ke PT.BAP, awalnya karyawan menyadari bahwa telah terjadi outsorsing, dan mereka beranggapan bahwa PT Bina Area Persada( PT BAP) adalah bagian dari managament PT.MKG, ternyata setelah beberapa bulan baru karyawan menyadari bahwa PT.BAP adalah perusahaan yang berbeda dan status PT.BAP hanya sebagai kontraktor di PT.MKG.

Bukan itu saja praktek outsourcing yang berakibat hilangnya masa kerja karyawan itu terungkap saat mereka cek saldo Jaminan Sosial Tenaga Kerja (jamsostek), nama-nama karyawan outsorcing ternyata sudah putus hubungan kerja (PHK) dari PT.MKG dan beralih kepada perusahaan lain, kejadian yang sudah berlangsung sejak tahun 2016 itu sudah dilakukan upaya penyelesian melalui perundingan Bipartit tetapi tidak ada titik temu, atas kasus tersebutt akhirnya para karyawan meminta kehadiran saya selaku Korda Kalteng Serikat buruh F.Hukatan-KSBSI hari ini di sampit untuk mendapatkan solusi dan sepakat melahirkan keputusan akan mengajukan gugatan melalui pengadilan Hubungan Industrial Palangka Raya”.

(Pimred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *