Praja IPDN Diajak Persiapkan Diri Hadapi Era Digital

oleh

JAKARTA – Sebanyak 52 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melakukan studi lapangan ke kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), di Jakarta, Rabu (06/11). Kunjungan tersebut diterima Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kementerian PANRB Jufri Rahman.

Pada kesempatan itu, Jufri mengajak para praja IPDN untuk bersiap menghadapi perkembangan teknologi yang kian cepat mengingat teknologi informasi akan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). “Tantangan terbesar yang akan anda hadapi itu ada pada diri sendiri. Jangan hanya mengandalkan kemampuan otak karena anda akan melawan artificial intelegent,” ujarnya.

Jufri menjelaskan tantangan-tantangan kemajuan teknologi yang juga akan dihadapi para praja ini kedepannya adalah peranan manusia yang akan digantikan oleh mesin. Menurutnya, untuk menghadapi tantangan tersebut diperlukan penanaman nilai-nilai yang tidak dapat diterapkan oleh mesin, yakni kejujuran dan kesetiakawanan.

Jufri yang juga Purna Praja IPDN ini menuturkan bahwa nilai-nilai tersebut sudah diajarkan di IPDN untuk para prajanya. “Karena didalamnya tidak hanya mengajarkan ilmu semata namun juga ada interaksi sekolah dengan sistem asrama itu dalam membangun jiwa korsa” imbuhnya.

Selain itu, Jufri juga mengingatkan para praja sebagai generasi milenial harus melek teknologi terutama dalam mengakses informasi. Sebagai calon ASN, mereka juga dituntut untuk memiliki karakteristik Smart ASN yakni integritas, nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, berjiwa hospitality, berjiwa entrepreneurship, dan memiliki jaringan luas. Jufri menekankan bahwa tidak ada persaingan antar praja. Mereka diharapkan dapat membangun relasi dan sinergi.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu praja IPDN Nindya Praja Kadek Prima Parhesia mengatakan akan mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan di era digital dengan mencari informasi-informasi baru. “Saya akan mencari hal-hal mengenai kemajuan teknologi untuk saya pelajari dalam masa pendidikan saya agar nantinya bisa saya implementasikan saat bekerja,” ungkapnya.

Kadek sangat antusias dengan kegiatan ini karena selain menambah wawasan baru juga dapat memotivasi diri. “Apa yang disampaikan sangat menarik karena langsung dari pengalaman bapak Jufri sebagai seorang ASN, tentunya sebagai seorang praja kita harus memiliki kiat-kiat untuk menunjang karir dan kinerja kita,” pungkasnya. (fik/HUMAS MENPANRB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *