Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Strategis Nasional Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Tahun 2021 di Salah Satu Hotel di Banjarbaru, Senin(15/11).

Rakor ini dibuka oleh Kepala Disbunnak, Suparmi dengan menghadirkan antara lain Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala BPTU HPT Pelaihari, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP,)Prov. KalSel.

Rakor yang diselenggarakan selama ,2 hari dari tanggal 15-16 November 2021 dihadiri oleh penanggung jawab SIKOMANDAN Pusat, Provinsi dan 12 Kabupaten/Kota. Balai Veteriner Banjarbaru, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( (BPTP) Kalimantan Selatan, UPTD Balai Inseminasi Buatan Provinsi Kalimantan Selatan serta tim teknis.
.
Tahun 2021, kegiatan Optimalisasi Reproduksi melalui program SIKOMANDAN, KalSel mendapat alokasi target 35.000 ekor akseptor, 23.565 ekor bunting, dan 21.209 ekor kelahiran yang di breakdown ke 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Sampai dengan tanggal 14 November 2021 sebanyak 88,25 % (30.889 Ekor) ternak sapi telah dilakukan inseminasi buatan, kebuntingan mencapai 126,66 % (29.847 Ekor) dan kelahiran sebanyak 123,66 % ( 26.228 ekor).

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi menyampaikan apresiasi kepada para stakeholders dan para petugas lapangan yang telah mendukung program SIKOMANDAN yang merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan angka kelahiran untuk mempercepat terwujudnya swasembada daging di Kalimantan Selatan.
.

disbunnakbergerak

disbunnakprovkalsel

By admin

Tinggalkan Balasan